Jumat, 24 Februari 2017

Cake Beras Beet Kismis Kukus

Kamis malam cek stok buah untuk cemilan Ben habis,.. males keluar krn gerimis..
Cek kulkas ada beet yg udh bbrp minggu blm diolah tp msh bagus.. cek2 lemari ada bbrp tepung yg bisa difungsikan.

Jadilah malam2 pengen buat cemilan buat esok Jumat.. coba2 lagi..

*Cake Beras Beet Kismis Kukus*

Bahan :
Tepung campur (14sdm tepung beras; 4sdm tapioka; 2sdm maizena)--perbandingan 7:2:1
Kayu manis/cinammon bubuk 1sdt
Minyak goreng 1 gelas
Bit 2 buah, rebus sampai mendidih, dinginkan, blender bersama air rebusannya sktr 1gelas
Telur 4
Gula sesuai selera (aku pakai 5sdm)
Garam 1/2sdt

Cara membuat :
* Mixer dgn kcepatan tinggi telur + gula + garam sampai kaku seperti busa (sktr 10-15mnit)
* Sambil nunggu adonan telur, campurkan tepung campur + cinammon bubuk + minyak + bit.. aduk merata (aq aduk pakai tangan pakai sarung tangan plastik)
* Masukkan adonan tepung ke adonan telur dan aduk  merata dengan tangan, masukkan ke loyang untuk dikukus
* Masukkan loyang ke kukusan yg sudah dipanaskan, kukus sekitar 30 menit.
* Lakukan tes tusuk pakai garpu atau tusuk gigi, jika sdh tdk ada yg menempel berarti sdh matang.
* Dinginkan

Minggu, 05 Februari 2017

Cimpa Jambe - Khas Batak Karo

Dari akhir tahun lalu pengen bgt makan cimpa jambe ini.

Apanya sih yg istimewa ?

Haa.. ya buatku jambe nya dan kenangan masa kecil nya.. berasa di rumah mamak kalo lagi makan makanan traditional gitu.. priceless lah pokokna. 

Cimpa ini makanan traditional suku Batak Karo,.. ada banyak jenis cimpa.. silakan googling kl soal ini yah.. tp favoritku ya si cimpa jambe ini.

Kalo kata Teteh sih mirip2 bikin bugis kl di kampungnyan

Kemarin ngubek2 google nggak nemu resepnya, jdnya eksperimennya plus berdoa aja.. wkwkwk..

Buat yg mau nyoba, ini yah resepnya. Ampuni kalau kurang memuaskan penjelasan dan takarannya karena aku jg waktu buatnya pakai kira2. Bagian tricky nya itu saat mengkaliskan adonan, nambah tepung dan minyaknya bener2 tergantung tekstur adonan yg di depan mata.


Cimpa Jambe

Bahan A (inti) :
Kelapa parut (yg agak muda) dari 1 btr kelapa
Gula putih 4sdm
Daun pandan 2helai
Air 100ml

Bahan B (luar) :
Jambe/labu kuning/labu parang +-800gr
Tepung ketan putih +-800gr
Minyak goreng +-40ml
Santan +-40ml
(Takaran di atas hanya perkiraan berdasarkan yg aku buat tadi ya.. karena buatnya nggak pakai takaran pasti tapi dikira-kira pas kalisnya)

Bahan C :
Daun singkut/daun pisang untuk pembungkus
Minyak goreng untuk olesan daun pisang spy tdk lengket

Cara Buat :
* Bahan A (inti) 
Didihkan air + gula putih + daun pandan, setelah mendidih masukkan kelapa parut dan aduk sampai rata. Dinginkan
* Bahan B (luar)
Kukus jambe yg sudah dibersihkan dari kulit dan bijinya, haluskan (saya haluskan pakai centong nasi), dinginkan.
Masukkan tepung ketan ke jambe yg sudah dihaluskan sambil diaduk (pake tangan), tambahkan santan dan sedikit minyak supaya adonan tidak terlalu lengket.
Aduk sampai kalis, tambahkan tepung ketan dan sedikit minyak lagi sampai adonan kira2 bisa dibentuk.
(Banyak tepungnya tergantung tingkat kebasahan jambe nya,.. jadi disesuaikan aja yah.. minyaknya jg.. tadi jambe kukusku agak berair, jd untuk dpt tekstur yg bisa dibentuk agak lama try & error nya)
* Ambil bahan B sekitar 2-3sdm pipihkan didaun pisang yg sdh diolesi minyak, masukkan bahan inti di tengahnya, lalu tutup adonan sehingga intinya tertutup bahan B. Lipat daun pisang seperti gambar (sesuai selera). Lakukan sampai bahan habis.
* Kukus sekitar 30menit

Selasa, 20 Desember 2016

Corn Cake Raisin

Corn Cake Raisin

Bahan :
Jagung manis 2 buah, pipil lalu kukus
Telur 3btr
Tepung beras 6sdm
Tepung maizena 2sdm
Minyak goreng 150cc
Gula pasir 2sdm
Garam 1/2sdt
Santan siap pakai 1 (kl ada yg fresh lbh oke)
Kismis/raisin 1 pack kecil

Membuat :
1. Mixer dgn kecepatan tinggi telur + gula pasir + garam 1/2sdt sampai kaku (tdk berjejak), biasanya sktr 15 mnit
2. Selagi no 1 berproses, blender jagung pipil kukus dengan minyak + 1 santan siap pakai
3. Campur tepung beras dan maizena merata di mangkok agak besar lalu tuang campuran jagung yg sdh diblender.. aduk rata
4. Panaskan wajan/oven, olesi loyang pakai minyak
5. Gabungkan campuran no 3 dgn no 1 merata, tuang ke loyang.. taburi kismis. Panggang sekitar 20-25 menit.

Itu yg aq buat agak kempes tengahnya krn mmg ngandalin telor sbg pengembang.
Kalau mau lbh padat mungkin bisa ditambah tepung berasnya.

Gak pakai terigu krn lbh aman untuk pencernaan terutama pencernaan anak.
Gak pakai baking powder dkk jg krn ga suka aja..hihi..

Senin, 22 Agustus 2016

Cinamon Carrot Cake with Almond

Kemarin pulang gereja mendadak pengen yg wangi2 cinnamon... langsung cek lemari dapur. Telur tgl 2, ada wortel, gada tepung tapioka.

Sounding ke bapakke dan beliau langsung semangat capcus ke warung beli list yg gak ada.. ini artinya beliau "sangat mendukung".. jiahahaha...
Jadilah eksekusi Cake Wortel kesukaan mereka

Bahan :
Tepung campur 180gr
(Tepung beras 11sdm, tepung tapioka 5sdm, tepung maizena 1.5sdm) - 1sdm munjung : 10gr
Bubuk kayu manis 1sdt
Wortel 500gr (kalau wortelnya cuma dikit, tambah tepungnya dengan perbandingan 7:3:1)
Gula aren secukupnya (bisa ganti gula semut)
Telur 3butir
Minyak goreng/sayur 150ml
Garam 1/2sdt
Kacang almond mentah, cincang

Membuat :
1. Mixer telur + gula aren + garam dengan kecepatan tinggi sekitar 15menit (sampai mengembang dan tidak berjejak)
2. Selagi menunggu poin 1, siapkan mangkok besar untuk mengadon. (Aku suka mengaduk bahan pakai tangan yg dilapisi sarung tangan plastik).
Masukkan tepung ke mangkok, tambahkan bubuk kayu manis, aduk rata.. tambahkan minyak goreng dan parutan wortel.. aduk sampai merata.
3. Siapkan oven. Panaskan oven, olesi loyang dengan minyak goreng.
4. Setelah poin nomer 1 selesai, matikan mixer.. masukkan adonan campuran tepung dan wortel ke telur, aduk merata (pakai tangan atau pakai spatula)
5. Masukkan ke loyang, taburi almond cincang dan sangat sedikit gula aren.. panggang sekitar 15-20menit.
6. Tes tusuk untuk melihat sudah matang atau belum.

Note :
* Karena nggak pakai baking powder, jadi item nomer 1 punya peranan besar.. telur jadi pengembangnya. Karena itu di poin nomer 4 perlu gerak cepat (tapi bukan dgn mixer) supaya adonan tidak turun.
* Kenapa nggak pakai butter/mentega ? Ya pakai itu mungkin lbh wangi, tapi kami mmg meminimalkan konsumsi lemak padat karena dibawah suhu tertentu (termasuk suhu tubuh) lemak padat tersebut (margarin/mentega/butter) meski tadinya dicairkan akan kembali ke tekstur beku/padat. Jadi berasa seram aja ketika masuk ke usus, dia jadi padat lagi dan menetap..haha.. #kibulanfoodcombining #makesense
Jadi aku prefer pakai minyak goreng/cair yg teksturnya sama baik di suhu dingin ataupun panas. :D
Kalau nggak sering2 sih gpp kali ya, tp I choose not to. :)

Ini menu cheating sekali2 saja.. akakakk...
Tp wortelnya enak lho.. suer.. :D
Yang penting Ben makan wortel.. hohooo

Senin, 30 Mei 2016

Banana Cake AlCin - Gluten Free

Minggu sore... nemu ada 4 pisang matang hasil "sitaan" dari rumah David minggu lalu.. heheh.. penampakannya sudah tidak menarik untuk dimakan langsung,..
Dijadikan yg lebih menarik kayaknya lumayan.. 😁😁

Cake Pisang Almond Cinamon

Bahan A :
- Telur 3 btr
- Gula aren 2 keping kecil, iris halus (banyaknya tergantung selera dan manis tidaknya pisang)
- Garam 1/2sdm

Bahan B :
- Pisang yg matang 3 buah
- Minyak goreng 100ml
- Tepung beras 8sdm (sktr 80gr)
- 1/4 sdm bubuk kayu manis

Taburan :
Almond cincang (bisa diganti kismis atau choco chip)

Cara membuat :
1. Campur bahan A dalam 1 wadah, mixer sampai kembang/kaku/kayak busa/tidak cair (sekitar 10-15menit). Berhubung nggak pakai bahan2 pengembang seperti baking powder dkk, jadi point 1 ini jadi bagian pentingnya.
2. Selagi proses poin 1, campur bahan B, aduk sampai merata. Haluskan pisang pakai gelas, atau kalau cara malas aku blender pisang dengan minyak goreng. Setelah itu masukkan tepung beras, aduk merata.
3. Panaskan oven.
4. Masukkan bahan B ke bahan A, campur merata pakai sendok atau sarung tangan plastik buat masak. Jgn dimixer supaya adonan tidak turun.
5. Panggang sekitar 15menit, lakukan tes tusuk untuk cek sudah matang atau belumnya.

Minggu, 22 Mei 2016

Siomay for The Silitonga

Kalau ke PIM pulang gereja, beberapa kali beli siomay di bakmi-gm dan Ben suka... Udah lama bapakke request "buatin kek ginilah ma.. biar lebih jelas isinya apa".

Weekend ini teteh libur, jadi minggu pagi mumpung Ben belom bangun mamak main2 dulu di dapur.. buat cemilan Ben (dan seisi rumah).

Bahan & bumbu :
- ikan tenggiri 250gr (haluskan)
- udang 250gr (cincang halus)
- tepung tapioka 10sdm
- putih telur 3btr
- wortel 1btg (parut)
- garam 1sdt
- bawang merah 8 siung (haluskan)
- bawang putih 6 siung (haluskan)
- bawang bombay 1/2buah (cincang)
- daun bawang 2 batang (cincang)
- kulit pangsit (aku pakai merk 99 merah)

Membuat :
1. Campur semua bahan dan bumbu kecuali kulit pangsit. (Kalau aku dgn urutan : campur ikan tenggiri + udang + garam sampai rata, masukkan kocokan putih telur, tambahkan tapioka, masukkan duo bawang, bawang bombay, daun bawang dan parutan wortel. Campur merata.. jika masih tlalu basah tambahkan tapioka.
2. Panaskan kukusan
3. Sambil menunggu air di kukusan mendidih, cetak siomay nya. Ambil selenbar kulit pangsit, masukkan adonan ke tengahnya..tempelkan sisi2 kulit ke arah adonan isi. Lakukan sampai bahan habis
4. Kukus sekitar 30menit

Siomay biasanya disajikan dgn bumbu kacang.. berhubung yg di rumah suka ngemil ini tanpa saos kacang jd ya sudah.. selesai.

Tips :
* Berhubung inti prosesnya adalah aduk mengaduk dan lebih puas pakai tangan, maka pakailah sarung tangan plastik yg sekali pakai itu.. supaya lbh higienis.. 😝

Jumat, 03 April 2015

April Mop from Ben

1 April

Pagi2 teringat tanggal ini... tersenyum...
Zaman ngekost di Jogja dulu pernah jd hari yg terindah gt karena sukses ngerjain mbadek Ika dan Pipin... bersama Conny... hahahha.. (msh bisa mengingat jelas ekspresi wajahnya yg terkuci di kamar).

Ini jg salah satu tugu peringatan... 8 tahun lalu memutuskan untuk berjalan bersama bang De (jadian).. cucuittt... ahaha..
Kalau hari itu tdk ada, 2 bocah ganteng q jg ga ada yah... hohooo

Mau mengulang sejarah tp gak ada yg bisa dikerjain... ya udah... lupakan kenakalan2 itu..

Di kantor sekitar jam 10 ditengah2 "hot" nya update electrical load list yg mau dipakai meeting oleh client, mamak telpon :
Mamak : "Ben barusan setelah minum (ASIP) tiba2 muntah.. lumayan banyak muntahnya".
Me : "Karena agak batuk ma,., biasanya setelah batuk sering dimuntahin gt lendirnya"
Mamak : "Ini muntahnya ga karena batuk.. tiba2 aja hueekk gt... klo bisa lbh cepat pulangnya jam istirahat nanti ya".
Me : "Iya ma.." (mulai keringat dingin n mempercepat ketak-ketik)

10 menit kemudian mamak telpon lagi.
Mamak : "Muntah lg dia nak q,... pulang sekarang aja ya Nata... takut mama kalau gini"
Me : "Iya ma... bentar ya" (ketak-ketik, send email to client n boss, send email izin pulang sebentar ke boss)

Benar2 keringat dingin dan dag dig dug.. mana waktu di taxi telpon mamak gak diangkat. Akhirnya bbm tetangga depan dan samping untuk titp cek liatin mamak di rumah.. kuatirnya mamak ikutan lemas karena panik..
(inilah salah satu sukacita bertetangga... merekalah saudara di saat yang lain terasa jauh.. hmm.. moga Allah memberkati mereka selalu)

Tetangga depan bbm : "nenek lg gendong Ben di teras sambil bcanda2.. td mmg agak nangis sih"
Whatt ?? Bcanda2 ??
Whateverlah.. sedikit lega.. at least mamak baik2 saja...

Bsyukur jalanan lancar dan bapak taxi nya ngebut setelah q bilang anak q muntah2...

Sampe di rumah ada tetangga samping yg q minta tlg lihat mamak  dsitu.. Ben sedang di gendong mamak dgn muka sumringah melihat q datang.. dengan tangan yg menari (buka tutup dan digoyang2 : kode minta dgendong).. huff... lega... masih bisa ketawa berarti dia baik2 saja...
Langsung q gendong Ben.. dan tiba2 "huueekk" 2x...
Paniiikk... lsg keluar ngejar taxinya mau bawa ke RS tp ternyata udah pergi... mau order taxi lg tapi Ben senyum2 dan kasih kode mau "nen".
Setelah nen baby Ben ketawa2... tp gt duduk ASI nya sukses mluncur keluar sampai kayaknya gada yg bisa dimuntahin lg... tapi stelah muntah dianya malah tepuk tangan..
Ya amfiun babyBen... tidakkah Ben tau nak kalau paling gak ada 3 jantung yg mau copot pagi ini karena Ben muntah2.. tapi kalau mau ketawa2 lanjut deh... It's much much much better to see you happy than crying.

Ganti popok dulu mau bawa ke rumah sakit aja...
Pas lg rebahan, Ben main2 dengan perutnya dipukul2.. "bong.bong..bong".
Walahh.. kembung bangeettt..
Pantes aja apa2 masuk perut langsung keluar dimuntahin.. Aq "agak tidak terlalu" (uopoo iki) panik karena BAB nya lancar.. pagi jg masih BAB bertekstur... berarti ususnya bekerja baik dan tdk diare.
Segera ambil perlengkapan perang (VCO dan telon)..
Perut Ben q pijat "ILU, tuts piano, bulan bintang" dan kakinya "di-gowes".
Lalu q susuin.. beberapa menit kemudian mulailah angin2 itu keluar... yaa.. bagoss... kentutlah.... kentut yang banyak biar lega..
Bener aja... setelah itu tidak ada sesi muntah... setelah itu BAB agak buanyak dan Ben tidur pulas (sambil megang sesuatu yg membuatku tidak bisa kmana2.. apakah itu ?? ).. haha.. emak2 pasti tau.... nempel sampe sore...
Hufffffft... legaaaa...

Terima kasih April Mop nya anak q sayang...

Note:
Setelah q ingat2 apa yg mungkin jd penyebab Ben kembung padahal Ben makannya dikittttt bgt selain ASI yg buanyak,.. sepertinya karena malam sebelumnya aq makan 3 pancake durian. *tepok mulut*
Bisa ya gitu ??
Ihiks.. tdk akan mamak ulang nak q... maafkan...