Tampilkan postingan dengan label Loving Moses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Loving Moses. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Agustus 2014

Mengingatmu

28.08.2014

"Mengingatmu adalah caraku menjalani dukaku dengan damai dan membuatmu tetap hidup, Moses sayang".

Tidak bermaksud selalu mengkait-kaitkan Benjamin dengan Moses abangnya.. tapi aku harus jujur bahwa aku merasa "tidak adil" jika ketika aku bersama Ben dan tidak mengingat Moses.

40 hari kehidupan Moses dan 35 hari dari 40 hari itu dilaluinya dengan berjuang di ruang NICU kurasa sangat-sangat pantas untuk terus dan selalu diingat.

Salahkah ??

Terserah yang menilai..

Jumat, 21 Juni 2013

Dua Tahun "Kita"

Bangun pagi ini,… terucap 2kalimat : “met ulang bulan ke-11 Moses”
Melihat ke sebelah yang masih lelap, mengecup dan mengucap : “met ultah pernikahan kita yang ke-2 tahun sayang”

2 tahun,.. tapi rasanya seperti baru kemarin…
Aq bersyukur untuk suami q,.. aq bersyukur karena dia yang Allah tempatkan menjadi partner q, sahabat q menjalani hari-hari “Indah” dan juga “penuh air mata” ketika Moses “pulang”.. (dan mungkin sampai hari ini air mata itu masih sering datang sesuka hatinya).. dia yang tidak banyak bicara tapi hanya memeluk ketika aq bilang “merindukan Moses”,.. tidak melarang q untuk menyatakan duka q,…

Banyak hal-hal yang yang sangat layak untuk diingat,.. menjadikannya objek usil2an di rumah,… kebiasaannya yang sering k*n*ut sembarangan yang kadang buat ketawa kadang buat jengkel.. kerelaannya untuk berbagi tugas rumah tanpa diminta, etc..  tapi yang paling membekas buat q adalah sikapnya ketika aq sedang hamil Moses, dan ketika Moses sedang dirawat, dan sampai sekarang pasca Moses sudah tidak ada secara fisik..
Papamo itu ngemong banget..

Tapiii jangan minta dia membujuk… hahaa.. dia tidak pernah tau caranya… jika aq sedang jengkel, kesal,.. maka aq harus membereskan kekesalan q sendiri… dan tidak berharap banyak untuk dibujuk, ditanya, dll… suasana rumah akan senyap.. karena papamo akan mematung,.. dan salting… bukan karena dia tidak peduli,.. dia hanya tidak tau harus bagaimana… karena dulunya mungkin tidak terbiasa untuk mengungkapkan apa yang dirasakan secara verbal..
Awal menikah rasanya mo nangis tapi ada lucunya jg,.. kalau sedang kesal, jengkel rasanya pengen dibujuk, ditanya-tanya.. tp ternyata didiamkan dan dilihatiiinn sambil bingung… kesal karena ga ditanya-tanya, tapi lucu liat tampangnya yang bingung…

1 hal kenyataan yang tidak teungkapkan di keluarga kecil ini.. “pelukan itu lebih dari kata-kata, dan menyelesaikan banyak hal”.. bukan berarti tidak perlu membicarakan hal2 yang perlu dibicarakan,.. mengkomunikasikan apa yang kita pikirkan tetap paling penting… dan jika yang satunya tampak tidak “berbakat” untuk berkata-kata tentang isi hatinya, maka yang lainnya harus rela “menggali” supaya kata2 itu mengalir..

Masih terus belajar.. masih ingin mengenali lebih jauh…
Bersyukur untuk kehadiranmu dalam hidup q, suami q sayang…
Let’s growing old together and getting closer day by day in HIS love..

Bersyukur juga buat setiaaaaap orang yang Allah tempatkan dan menjadi bagian hidup kita… terutama keluarga inti, dan sahabat2…

Mengingat-ingat hari pernikahan 2 tahun lalu, teringat tulisan seorang sahabat sepadepokan banjarsari,… thanks to Den Ayu Tisa.. dikaupun akan selalu jadi bagian sejarah hidup kami..
Halahh…


Thanks..thanks…thanks…

Kamis, 30 Mei 2013

Kamis, 30 - Jam 8



Kamis,… tanggal 30,.. jam 8… 

10 bulan lalu di waktu yang sama dengan waktu ini Moses menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuanku… sesak mengingatnya… sedari pagi air mata susah berhenti mengalir.. semua seolah bisa q lihat jelas di depan mata… Mosessss… Mosessss….


Selasa, 30 April 2013

Kisses


Sendiri di  rumah atau sendiri di kantor sama-sama menjadi situasi yang menenangkan sekaligus menghanyutkan… sore ini lelah berkutat dengan materi-materi ini, aq istirahat sambil melihat foto-foto profil contact di blackberry q…
Begitu banyaknya foto2 baru yang terupload disana tapi tetap paling menarik untuk kulihat adalah foto profil papamo.. kenapa ?? karena foto Moses dalam keadaan terbaiknya yang ada disana.. cukup dengan menutup mata bisa q bayangkan dia bergerak2 di bahuku.. mendadak rindu yang amat sangat menyerang q,.. beralih melihat foto2 lain di ponsel q.. masih foto2 Moses yang paling ingin kulihat… mencium foto itu sambil berharap Moses bisa merasakannya di “sana”.
Tiba-tiba teringat, ini tanggal 30.. tanggal yang sama dengan hari dimana Moses kembali ke Bapa.. ingat detik-detik menjelang Moses meninggal.. meninggal di pangkuan q karena aq tidak ingin di saat-saat terakhir itu sendirian di meja tindakan itu… teringat jelas tangisan papamo memeluk kami dari belakang bangku saat suster Dewi bilang “ikhlas ya bu,.. dedeknya sudah tidak ada”.



Benar-benar tidak bisa menangis waktu itu,.. perampokan yang sadis.. He's been taken in front of my very eyes.. tidak terasa sakitnya waktu itu.. meminta izin suster untuk ikut memandikannya untuk pertama kali dan terakhir kalinya,.. tidak ada air mata yang bisa keluar… terlalu sakit rasanya.. memakaikan baju kuning yang kusiapkan untuk membawanya pulang ketika sehat nanti (pikirku waktu membawa perlengkapan Moses)… memakaikan baby cologne,.. dia sangat siap untuk pulang… tampan kecil q,… :’((
Sayangnya pulangnya ke rumah Bapa,.. hanya mampir ke rumahnya yang kami cari bersama ketika Moses dalam perut q… tidak pernah terbayang akan pernah ada masa seperti ini dalam hidupku..
I miss you badly baby Mo….
Mommy love and miss you so much…much..much…
It’s been 9 months since your passing.. but mommy still can feel you around me…
Your kick, your skin,.. your voice,.. your smile when you sleep,.. your everything…

Miss you moooooooo….
I kiss you from the distance,.. I hope you can feel the kisses there..

Rabu, 16 Januari 2013

MamaMo



Entah bagaimana dan mulai kapan nama ini tercipta dan mulai melekat.. tapi yang pasti aku memang mama dari seseorang yang di namanya ada “mo”. 
Ini sangat melekat dan sangat tidak ingin kuhilangkan.. ya, tidak mungkin dan tidak ingin kuhilangkan huruf indah itu dari hidupku…

Anak sulungku yang terlalu cepat dipanggil pulang ke Bapa.. Moses,..  bayi tampan itu yang bertumbuh 39 minggu dalam kandunganku dan hidup di muka bumi selama 40 hari.. yang bahkan sampai hari ini masih bisa kubayangkan tendangan-tendangan kecilnya di dalam perutku, dan juga mudah kubayangkan gerak-geriknya selama 40 hari hidupnya di bumi.. 

I do miss him so much..
Beberapa orang mungkin ‘menyepelekan’ kehadirannya yang ‘hanya’ 40 hari.. tapi mereka tidak tau betapa berkualitasnya hubungan kami di 40 hari itu.. 
Terkadang agak kesal ketika ada yang berkata : “owh, meninggalnya masih kecil gitu ya.. belum banyak kenanganlah.. nanti juga ada lagi”.
Plakkk…!!! Ini yang ingin kulakukan di awal2 mendengar kalimat seperti itu,. Entah kemana arah “plakk” itu,.. bisa ke meja, dinding, pintu, atau ke sumber kalimat itu..

Tapi seiring berjalannya waktu, aku belajar untuk lebih memahami bahwa orang tidak akan bisa memahami apa yang mereka tidak pernah alami,.. betapapun mereka mencoba meyakinkan bahwa mereka mengerti..

Hidup memang harus terus berjalan… dan Moses kecilku pun kuyakin terus bertumbuh disana… aq tetap mama Moses.. 

Beberapa waktu aku sempat gelisah jika suatu saat aku “terpaksa” melepaskan label mama Moses dengan alasan-alasan tertentu (adat, kartu keluarga, etc).. aq tidak ingin melepas nama itu.. dan terpikirlah nama itu.. 

MamaMo.. 

Moses adalah Mo pertama ku,.. jika Tuhan berkenan suatu saat Moses punya adik, maka mereka akan menjadi Mo kedua dan Mo ketiga.. mereka akan punya 2 huruf indah itu di namanya..

Jadi aku akan tetap jadi MamaMo..